Larangan Memotong Rambut dan Kuku Bila Berkurban

















Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم diriwayatkan oleh al Jamaah kecuali Al Bukhari yaitu dari Ummu Salamah radhiyallahu'anha,

"Jika kalian telah menyaksikan hilal Dzul Hijah (maksudnya telah memasuki satu Dzulhijah, pen) dan kalian ingin  berqurban, maka hendaklah shohibul qurban membiarkan (artinya tidak memotong) rambut dan kukunya."

Dalam lafazh lainnya,
"Siapa saja yang ingin berqurban dan apabila telah memasuki awal Dzulhijah (1 Dzulhijah), maka janganlah ia memotong rambut dan kukunya sampai ia berqurban."

Maka hadits ini menunjukkan terlarangnya memotong rambut dan kuku bagi orang yang ingin berqurban setelah memasuki 10 hari awal bulan Dzulhijah (mulai dari tanggal 1 Dzulhijah, pen).

Hadits pertama menunjukkan perintah untuk tidak memotong (rambut dan kuku). Asal perintah di sini menunjukkan wajibnya hal ini.Sedangkan riwayat kedua adalah larangan memotong (rambut dan kuku). Asal larangan di sini menunjukkan terlarangnya hal ini, yaitu terlarang memotong (rambut dan kuku). Secara jelas pula, hadits ini khusus bagi orang yang ingin berqurban. Adapun anggota keluarga yang diikutkan dalam pahala qurban, baik sudah dewasa atau belum, maka mereka tidak terlarang memotong bulu, rambut dan kuku. Meraka (selain yang berniat qurban) dihukumi  sebagaimana hukum asal yaitu boleh memotong rambut dan kulit.

Www.Rumaysho.com

HIDROPONIK SEDERHANA, Menanam Tanpa Menyiram

Senang rasanya bisa konsumsi sayuran dari kebun sendiri, tapi dengan lahan terbatas yang ada di rumah, dan lahan depan rumah yang sudah dicor, rasanya susah untuk bercocok tanam. 
untungnya, lewat teman-teman yang hobby berbagi ilmunya, akhirnya kenal dengan Hidroponik, bercocok tanam di lahan sempit, tanpa menggunakan media tanah, jadi cukup dengan air dan sedikit nutrisi. 
Dimulai dengan menyiapkan bahan-bahannya yaitu 
1. Cup Es Krim/ sejenisnya
2. Kain Flanel di potong lebar 1 cm sepanjang kurang lebih 20 cm
3. Ember cat, sebagai wadah air dan nutrisi
4. pasirmalang untuk dudukan akar tanaman

yang pertama di lakukan adalah melubangi cup es krim


















kemudian pasang kain flanel yang sudah di potong tersebut ke cup es krim


















masukkan pasir malang ke cup es krim 


















kemudian taburkan benih pada cup es krim, dan letakkan pada ember tempat nutrisinya


















setelah 3 sampai 4 hari, bibit akan menampakkan kecambahnya


















dan kurang lebih 10 hari, akan terlihat seperti ini. 


















dan setelah 1 bulan, sayurannya sudah siap panen 


















akar yang berada di dalam ember


















Semoga ini bisa jadi manfaat...
sebagai catatan, untuk nutrisinya, saya hanya menggunakan Gandasil D (pupuk daun) dan NPK, untuk 1 ember cat 1 galon, saya menggunakan NPK kurang lebih 1 sendok kecil dan Gandasil D, 1/2 sendok kecil. 
 

Wasiatku untuk ahli warisku

























Kepada keluarga, sahabat, tetangga dan orang-orang yang mengenalku, Kuburkan aku seperti ini,
- Tidak ada tabur bunga
- Tidak ada Adzan dan Iqamah di kuburku
- Tidak ada yasinan
- Tidak ada Ritual 7, 40, 100 hari dan seterusnya.
Demi Alloh, wasiat ini sungguhan...
Karena aku benar-benar takut kepada Alloh

Istriku… Jazakillahu Khairan

Istriku, sungguh banyak hal yang telah engkau lakukan untuk keluarga kita, namun jarang sekali suamimu ini menghargainya… walaupun hanya sekedar ucapan “terima kasih”.











Dari mulai engkau membuka mata, sampai beranjak tidur, nyaris tanpa ada istirahat untuk tubuhmu, sedangkan suamimu, lebih sering mengeluh hanya karena masakan yang engkau hidangkan sedikit terlambat, atau engkau sedikit melebihkan bumbu dapur dari yang seharusnya….
Istriku…
Engkau begitu kuat… lebih kuat dari fisik lelaki sebenarnya, walaupun engkau tidak sanggup mengangkat gallon air, tapi engkau sanggup mengurus  suamimu, dua anak yang diberikan Alloh pada kita, sekaligus mengurus rumah.
Istriku, banyak hal yang engkau lakukan untuk aku, ukhti, aqeel, tapi kami lebih sering lupa mengucapkan terima kasih… maafkan kami…

Jazakillahu Khairan Istriku… Semoga Alloh menjadikan kebaikan yang engkau berikan pada kami, menjadi istana syurga untukmu, dan kalo boleh… Suamimu nebeng di terasnya… Bolehkan?? ?

JANGAN SAMPAI KEHILANGAN KEHIDUPAN DIDUNIA NYATA KARENA DUNIA MAYA



Saya memiliki teman banyak di facebook, tetapi saya kesepian, saya berbicara dengan mereka setiap hari, namun tak satupun yang mengenal saya, LIHAT…
Masalah yang saya alami adanya perbedaan antara menatap lawan bicara atau melihat nama orang di layar

Saya melangkah mundur dan membuka mata saya, melihat sekeliling dan menyadari, bahwa media yang kita sebut sosial ini memang segalanya, namun…. Ketika kita membuka computer kita, saat itulah kita menutup pintu kita, semua teknologi yang kita punya ini hanyalah suatu ilusi
Komunitas, persahabatan dan rasa kebersamaan ketika kamu beranjak dari perangkat khayalan ini, kamu tersadar dan melihat dunia yang membingungkan ini, dunia dimana kita diperbudak oleh teknologi yang kita ciptakan, dimana informasi dijual oleh orang2 kaya rakus, dunia yang dipenuhi oleh kepentungan pribadi, pencitraan dan promosi diri,

Dimana kita memberikan bagian terbaik kita tanpa menggunakan perasaan,
Kita merasa bahagia ketika kita berbagi pengalaman, akankah sama rasanya bila tidak ada orang lain?
Datangi teman2 mu dan mereka akan mendatangimu, mereka tidak akan mendatangimu bila kamu temui di groub massanger,

Kita selalu membanggakan diri dan mengharapkan pujian, kita pura2 tidak menyadari bahwa kita terasing secara sosial, kita merangkai kata hingga terlihat hidup kita indah, padahal kita tidak tahu apakah ada yang peduli,

Sendiri bukan masalah, itulah intinya, bila kamu membaca buku, melukis, atau melakukan latihan tertentu, kamu menjadi produktif dan di akui, bukan hanya menjadi pelengkap, kamu sadar sepenuhnya dan penuh perhatian, dan memanfaatkan waktu sebaik2nya, jadi, ketika kamu berada ditempat umum, dan merasa kesepian angkat tanganmu dan jauhkan dari telepon, kamu tidak membutuhkannya kan? bila perlu hapus semua daftar kontak, saling berbicaralah, belajar hidup bersama, saya tidak tahan melihat keheningan dalam angkutan umum yang penuh sesak, dimana tak seorangpun ingin bicara, karena takut dibilang aneh, kita menjadi anti sosial, kita tidak lagi terpuaskan oleh hubungan antar manusia, dan saling bertatap mata.

Kita di kelilingi oleh anak-anak yang sejak mereka dilahirkan melihat kita hidup seperti robot, dan menganggap itu normal, seperti mustahil untuk menjadi orang tua hebat, karena kita tidak bisa menghibur mereka tanpa menggunkann ipod, dan smarphone lainnya
















Saat saya kecil, saya tidak pernah dirumah, selalu bersepeda keluar bersama teman2, kepala saya terantuk batu, dan lutut tergores, karena terjatuh dari tebing sisa-sisa galian pasir. Tidakkan anda iri pada masa lalu kita dimana tidak ada yang namanya smartphone, tidakkah anda iri dengan cerita ketika nyaris tenggelam ketika mandi di sungai? Atau badan bengkak-bengkak karena mengganggu sarang tawon? Coba teman!!! Kita berubah… kita tinggalkan sementara smartphone kita, dan mulai bersosialisasi yang sebenarnya. Ayo teman, kita mulai, ketika kita berkumpul dengan teman-teman kita, mari kita kumpulkan smarphone yang menghubungkan kita dengan dunia maya ke dalam tempat yang jauh dari jangkauan tangan, dan mari berteman yang sebenarnya. Ayo kita mulai.